SAVIRA TAVANA DEWI

  • Home
    • Version 1
    • Version 2
  • Megamenu
    • Travel
    • Lifestyle
    • Fashion
    • Beauty
  • Travel
    • Travel
  • Features
  • Blog
  • Download

Home Unlabelled dijamin Segar, Pilih Lalu Potong di Tempat

dijamin Segar, Pilih Lalu Potong di Tempat

Savira Tavana Dewi April 14, 2017 0



    "Pembeli jadi tau kalo ayam ini masih segar, makanya dipotong dan dibersihin di depan pembeli pas ada yang mau beli," Jamal (34)



Tempat ini letaknya tidak jauh dari jalan raya yang biasa dilewati orang-orang. Saat matahari hendak bersiap-siap untuk menampakan dirinya, tempat ini justru sudah siap dan mulai didominasi oleh wanita muda bahkan paruh baya. Semua orang sibuk bertanya, menawar, dan menetapkan harga.
Pasar Timbul letaknya memang agak jauh dari pusat Ibu Kota dan lebih dekat ke kawasan Depok. Sekilas, pasar ini nampak tidak menarik dan biasa saja seperti pasar pada umumnya. Namun jika diteliti lebih dalam, pengunjung dan pembeli dapat menemukan hal menarik dari pasar ini.
Pasar tradisional yang terletak di Jl. Moh Kahfi 1 ini memiliki penjual ayam yang ayamnya dijual dalam keadaan hidup. Penjual ayam ini sudah berjualan sejak 2010. Pembeli bisa mendapatkan ayam yang baru keluar dari kandang dan masih segar.
Pembeli juga bisa melihat proses pemotongan ayam. Mereka berpendapat, bahwa ayam disana segar dan dapat dibersihkan kembali setelah sampai dirumah.
Awalnya ayam disembelih seperti biasa, setelah itu dimasukkan ke dalam air panas. Saat dikeluarkan, ayam tersebut sudah dalam keadaan bersih dan siap dimasak. Proses unik inilah yang membuat para pembeli tertarik untuk membeli ayam disini,
“Pembeli jadi tau kalo ayam ini masih seger, makanya dipotong dan dibersihin di depan pembeli pas ada yang mau beli,” ujar Jamal (34) yang saat itu sedang membersihkan ayam.
Setiap harinya, ayam yang laku terjual berkisar 100 ekor. Jika ada hari-hari besar, ayam yang terjual bisa mencapai tiga kali lipatnya. Ayam-ayam ini dijual sesuai dengan ukurannya. Jika ukurannya lebih besar, maka semakin mahal pula harga ayam tersebut.
Aktivitas pasar tradisional ini akan berhenti ketika waktu sudah menunjukan pukul sembilan malam. Dibalik pasar tradisional yang sering dikeluhkan karena kotor dan terlalu banyak preman-preman nakal, sejatinya pasar tradisional tetap ada dihati masyarakat. Keunikan dan kekeluargaan yang terjalin antara pembeli dan penjual di pasar tradisonal membuat pembelinya ingin kembali lagi dan selalu teringat pada pasar yang tak pernah sepi pengunjung ini.


*Sudah di post di http://www.depokpos.com/arsip/2016/05/dijamin-segar-pilih-lalu-potong-di-tempat/

Share:
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Designed by OddThemes

About Author

I'm Susanna, I blog about travel.

This season, the American designer will showcase a series of historic objects from the New York museum's.

Stay Connected

Popular Posts

  • Untitled
Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Laporkan Penyalahgunaan

Mengenai Saya

Foto saya
Savira Tavana Dewi
Lihat profil lengkapku

Terjebak di 4.30 PM

Sepertinya hari ini bumi sedang bersedih. Sejak pagi, matahari terus saja bersembunyi di balik awan gelap dan tetesan air hujan senanti...

Total Tayangan Halaman

Footer Menu Widget

  • Home
  • About Us
  • Contact Us
  • Home
  • Features
  • _Multi DropDown
  • __DropDown 1
  • __DropDown 2
  • __DropDown 3
  • _Shortcodes
  • _Sitemap
  • _Error Page
  • Documentation
  • _Web Doc
  • _Video Doc
  • Download This Template

Cari Blog Ini

Blog Archive

  • ►  2022 (2)
    • ►  Maret (2)
  • ►  2019 (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2018 (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Januari (1)
  • ▼  2017 (5)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ▼  April (2)
      • Si Manusia Rela Itu Bernama...
      • dijamin Segar, Pilih Lalu Potong di Tempat
  • ►  2016 (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (1)
  • Beranda

Subscribe Us

Most Popular

April 23, 2019

Untitled