Segenggam cerita menyenangkan hadir saat malam yang begitu kejam itu datang.
Selalu ada kalimat ajaib yang keluar dari mulutmu.
Berkali-kali pula aku jatuh didalamnya.
Mengingatkanku bahwa hari perpisahan itu semakin merapat.
Kamu tau? Aku si wanita yang rela menunggumu dengan penuh dosa yang kupertahankan.
Kini atau nanti, kita adalah individu yang akan selalu terjebak.
Atas nama agama, dan hukum negara.
Selesaikan kisah paling sedih yang kita sembunyikan?
Atau, pertahankan saja rindu yang datang berlebihan?
Lalu, adakah jalan lain yang tidak menyakitkan?
Selesaikan kisah paling sedih yang kita sembunyikan?
Atau, pertahankan saja rindu yang datang berlebihan?
Lalu, adakah jalan lain yang tidak menyakitkan?

